JDM Material Testing menyediakan drying oven laboratorium untuk mendukung proses pengeringan dan pemanasan sampel uji di laboratorium teknik sipil, material, dan industri di Makassar. Peralatan ini bekerja stabil dan presisi. Selain itu, sistem kontrol suhu digital memudahkan operator mengatur proses pengujian secara konsisten.
Spesifikasi Teknis Drying Oven
Drying oven ini menggunakan sumber daya listrik 220V AC dengan daya 1000 Watt. Sistem indikator menggunakan LCD display yang menampilkan suhu dan waktu secara jelas. Dengan demikian, operator dapat memantau proses pengeringan secara real-time.
Rentang suhu kerja berada pada 20°C hingga 200°C. Namun demikian, suhu maksimum dapat disesuaikan hingga 300°C sesuai kebutuhan pengujian. Timer tersedia hingga 99 jam 99 menit, serta dilengkapi buzzer sebagai penanda akhir proses pemanasan.
Dimensi internal ruang oven sebesar 400 × 400 × 330 mm (P × L × T). Oleh karena itu, oven mampu menampung berbagai jenis sampel seperti tanah, agregat, aspal, dan material uji lainnya.
Fungsi dan Aplikasi
Drying oven laboratorium digunakan untuk pengujian kadar air, pengeringan sampel sebelum penimbangan, serta proses pemanasan material uji. Selain itu, alat ini berperan penting dalam pengujian tanah, beton, aspal, dan material konstruksi lainnya.
Penggunaan di Makassar
Di wilayah Makassar, drying oven banyak digunakan oleh laboratorium teknik sipil, kontraktor, institusi pendidikan, dan laboratorium pengujian material. Dengan demikian, proses pengujian dapat dilakukan sesuai standar dan menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk informasi spesifikasi teknis lebih lanjut dan kebutuhan pengadaan alat, silakan menghubungi melalui halaman Kontak pada website ini.